Strategi Komunikasi Widyaiswara dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas Dan Kinerja Aparatur Sipil Negara Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi serta hambatan komunikasi yang dilakukan oleh Widyaiswara dalam kegiatan Pelatihan peningkatan kapasitas dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Penelitian ini merupakan jen...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Farizka Rusyda Nasution, Ayu Usada Rengkaningtias
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas Negeri Yogyakarta 2024-07-01
Series:Lektur
Subjects:
Online Access:https://journal.student.uny.ac.id/ilkom/article/view/21778
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi serta hambatan komunikasi yang dilakukan oleh Widyaiswara dalam kegiatan Pelatihan peningkatan kapasitas dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari Widyaiswara DPR RI dan ASN DPR RI. Teknik pengumpulan data meliputi data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, sumber arsip, internet, jurnal, publikasi, serta dokumen relevan mengenai masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Widyaiswara DPR RI dalam menajalankan program diklat dapat menjalankan strategi komunikasi yang cukup baik dalam kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan kinerja yang ditujukan oleh ASN DPR RI. strategi yang digunakan yaitu pengenalan khalayak dengan menjalankan pre-test terhadap ASN sebelum menjalankan pelatihan, penentuan pesan dengan membuat kurikulum pembelajaran dan Rancang Bangun Pembelajaran Mata Pelatihan (RBPMP), penetapan metode dengan menjalankan two ways communication serta ice breaking dalam kegiatan pelatihan, penggunaan media seperti bahan ajar, bahan tayang, dan bahan peraga, serta analisa pendukung dan hambatan Widyaiswara dalam menjalankan pelatihan. Kata kunci: Strategi komunikasi, Widyaiswara, Pendidikan dan Latihan, Aparatur Sipil Negara                                                                                                      Abstract  This research aims to explore the communication strategies and barriers employed by Widyaiswara in the training activities aimed at enhancing the capacity and performance of Civil Servants (ASN) at the House of Representatives of the Republic of Indonesia (DPR RI). This study adopts a qualitative research approach with a descriptive method. The selection of informants utilizes purposive sampling technique, consisting of Widyaiswara from DPR RI and ASN from DPR RI. Data collection techniques include primary data obtained through in-depth interviews, while secondary data are collected from books, archival sources, the internet, journals, publications, and relevant documents regarding the research problem. The results of the study indicate that Widyaiswara from DPR RI can execute communication strategies fairly well in training activities aimed at enhancing the capacity and performance of ASN from DPR RI. The strategies employed include audience recognition through pre-tests conducted on ASN prior to the training, message determination by developing learning curricula and Training Material Development (RBPMP), method determination by employing two-way communication and ice breaking during training activities, utilization of media such as teaching materials, visual aids, and demonstrators, as well as analysis of the supporting factors and obstacles faced by Widyaiswara in conducting the training.Impact Game Keywords: Communication strategies, Widyaiswara, Education and Training, Civil Servants
ISSN:2988-344X