PENGOLAHAN LIMBAH MENJADI PUPUK KOMPOS BAGI SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 37 SUNGAI BANGEK KOTA PADANG UNTUK MEWUJUDKAN GREEN ECONOMY

Kegiatan di sekolah menghasilkan limbah organik seperti sisa makanan dari kantin dan jajanan siswa serta dedaunan dari pepohonan di sekitar sekolah. Limbah organik ini seringkali tidak ditangani dengan baik, sehingga menyebabkan masalah lingkungan seperti bau tak sedap, penyebaran penyakit, dan pen...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Ayunis Ayunis, Leila Muhelni, Adipo Rahman
Format: Article
Language:English
Published: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas 2024-09-01
Series:Jurnal Hilirisasi IPTEKS
Subjects:
Online Access:https://hilirisasi.lppm.unand.ac.id/index.php/hilirisasi/article/view/811
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Kegiatan di sekolah menghasilkan limbah organik seperti sisa makanan dari kantin dan jajanan siswa serta dedaunan dari pepohonan di sekitar sekolah. Limbah organik ini seringkali tidak ditangani dengan baik, sehingga menyebabkan masalah lingkungan seperti bau tak sedap, penyebaran penyakit, dan pencemaran lingkungan sekitar sekolah. Dengan permasalahan ini dilaksanakan kegiatan pengolahan limbah. Kegiatan Pengolahan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan siswa Sekolah Dasar Negeri 37 Sungai Bangek Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, dalam memanfaatkan limbah sebagai upaya mewujudkan konsep green economy. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya pengelolaan limbah yang ramah lingkungan serta memupuk kebiasaan positif dalam menjaga lingkungan sejak usia dini. Program ini melibatkan 28 siswa dengan pendekatan partisipatif melalui serangkaian kegiatan edukatif dan praktik langsung, seperti pemilahan sampah organik, pembuatan kompos dari limbah organik dan juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah dan penerapan prinsip ekonomi berkelanjutan sejak dini. Metode kegiatan meliputi (1) sosialisasi; (2) pelatihan dan penerapan teknologi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam memanfaatkan limbah menjadi produk yang bernilai ekonomi. Selain itu, program ini juga berdampak pada perubahan perilaku siswa dalam pengelolaan limbah di lingkungan sekolah dan rumah. Kegiatan ini disimpulkan dapat memperoleh pengetahuan serta keterampilan dalam mengolah limbah organik menjadi bernilai guna dan bermanfaat. Kegiatan ini juga mampu memberikan dampak yang positif khususnya terhadap siswa sekolah dasar akan kepedulian terhadap lingkunganmenjadi model bagi sekolah-sekolah lain dalam mengintegrasikan pendidikan lingkungan dan green economy dalam kurikulum pendidikan dasar.
ISSN:2621-7198