Analisis Kesalahan Morfosemantik Pada Teks Terjemahan Siswa Madrasah Aliyah Darussalam Bogor

<p><em>This study aims to uncover morphosemantic errors in Indonesian-Arabic language text translations conducted by Bogor Darussalam Madrasah Aliyah (MA) students. This research uses descriptive qualitative method with a content analysis model. The data source in this study is the resul...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Deni Maulana, Anwar Sanusi
Format: Article
Language:English
Published: Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Jalan Perjuangan By Pass Sunyaragi Cirebon 45132 2020-07-01
Series:Indonesian Language Education and Literature
Subjects:
Online Access:https://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/jeill/article/view/3837
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:<p><em>This study aims to uncover morphosemantic errors in Indonesian-Arabic language text translations conducted by Bogor Darussalam Madrasah Aliyah (MA) students. This research uses descriptive qualitative method with a content analysis model. The data source in this study is the result of text translation from Indonesian to Arabic. Research shows that there are student errors in translating texts using past verbs (fi'il māḍi) 14 (11%), while non-pastoral verbs (fi'il muḍāri ') amounted to 111 (89%). Likewise, students are weak in choosing the appropriate meaning when translating from Indonesian to Arabic.</em></p><p> </p><p>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kesalahan morfosemantik pada teks terjemahan bahasa Indonesia-bahasa Arab yang dilakukan oleh siswa Madrasah Aliyah (MA) Darussalam Bogor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan model analisis isi (<em>content analysis).</em> Sumber data dalam penelitian ini adalah hasil teks terjemahan dari bahasa Indonesia ke bahasa Arab. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesalahan siswa dalam menerjemahkan teks menggunakan verba lampau <em>(fi’il m</em><em>āḍi) </em>14 (11%),<em> </em>sedangkan kesalahan verba nonlampau <em>(fi'il muḍāri')</em> yang berjumlah 111 (89%). Begitu juga siswa lemah dalam memilih makna yang sesuai ketika menerjemahkan dari bahasa Indonesa ke bahasa Arab.</p>
ISSN:2502-2261