Belajar Abjad Indonesia: Pengabdian Kepada Masyarakat di Bantannyong School Pattani Thailand
Tujuan dilakukannya pengabdian kepada masyarakat ini untuk memperkenalkan dan mengajarkan abjad bahasa Indonesia kepada siswa sekolah dasar di Bantanyong School, Patani, Thailand. Kegiatan ini dilakukan melalui metode pelatihan, workshop, dan permainan edukatif yang dirancang khusus untuk memudahka...
Saved in:
| Main Authors: | , , , , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
2024-11-01
|
| Series: | Madaniya |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://madaniya.biz.id/journals/contents/article/view/969 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Tujuan dilakukannya pengabdian kepada masyarakat ini untuk memperkenalkan dan mengajarkan abjad bahasa Indonesia kepada siswa sekolah dasar di Bantanyong School, Patani, Thailand. Kegiatan ini dilakukan melalui metode pelatihan, workshop, dan permainan edukatif yang dirancang khusus untuk memudahkan siswa dalam mempelajari abjad Indonesia. Program ini menerapkan tiga pendekatan utama: peningkatan kapasitas pengajar, sesi pembelajaran interaktif untuk siswa, dan penerapan alat bantu edukasi berbasis permainan. Para guru dibekali dengan pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan keahlian mereka dalam mengajarkan alfabet bahasa Indonesia melalui metode yang efektif dan menyenangkan. Sementara itu, siswa dilibatkan dalam lokakarya yang memungkinkan mereka mempelajari alfabet Indonesia secara langsung melalui serangkaian kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa terhadap alfabet Indonesia serta menumbuhkan antusiasme mereka terhadap bahasa Indonesia. Para guru yang berpartisipasi juga merasakan manfaat berupa peningkatan kompetensi dalam pengajaran bahasa asing, dengan fokus khusus pada bahasa Indonesia. Meskipun dalam pelaksanaannya ditemui beberapa tantangan, program ini berhasil mengatasi kendala-kendala tersebut. Keberhasilan ini dicapai melalui sinergi yang baik antar pihak terkait, perencanaan yang cermat, serta kemampuan untuk beradaptasi dalam pelaksanaan program. Pendekatan yang fleksibel dan responsif terhadap situasi di lapangan menjadi kunci dalam mengatasi hambatan yang muncul.
|
|---|---|
| ISSN: | 2721-4834 |