UJI IN SILICO SIFAT ANTIOKSIDAN, TOKSISITAS DAN FARMAKOKINETIKA MOLEKUL KAEMFEROL TERPENILASI

Senyawa kaempferol terpenilasi diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang sangat baik. Akan tetapi belum ada diteliti potensi kaemferol terpenilasi sebagai obat secara eksperimen maupun teoritis. Tujuan riset ini untuk mengetahui potensi senyawa kaemferol terpenilasi yaitu 8-prenylkaempferol seba...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Imelda Imelda, Adlis Santoni, Vito Marta Dinata, Elvira Deswita
Format: Article
Language:Indonesian
Published: UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari 2025-08-01
Series:Dalton
Subjects:
Online Access:https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/daltonjurnal/article/view/18626
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Senyawa kaempferol terpenilasi diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang sangat baik. Akan tetapi belum ada diteliti potensi kaemferol terpenilasi sebagai obat secara eksperimen maupun teoritis. Tujuan riset ini untuk mengetahui potensi senyawa kaemferol terpenilasi yaitu 8-prenylkaempferol sebagai obat melalui penentuan aktivitas antioksidan, toksisitas dan skor obat secara teoritis. Perhitungan Density Functional Theory (DFT) dengan basis set B3LYP/6-31G digunakan untuk menganalisis reaksi antioksidan. Mekanisme single electron transfer-proton transfer (SET-PT) lebih disukai untuk pemutusan ikatan O-H, dengan posisi C3-OH sebagai situs yang paling aktif. Parameter reaktivitas global mengkonfirmasi reaktivitas antioksidan yang lebih tinggi dari 8-prenylkaempferol dibanding kaemferol. Nilai pKa yang dihitung sebesar 7,50 menunjukkan kelarutan yang baik dalam darah. Penilaian toksisitas menggunakan perangkat lunak OSIRIS Property Explorer mengungkapkan tidak ada risiko mutagenisitas, tumorigenitas, toksisitas reproduksi, atau iritasi untuk 8-prenylkaempferol, dengan skor obat yang menguntungkan sebesar 0,585. Nilai farmakokinetika sesuai dengan aturan Lipinski 5. Temuan ini menunjukkan 8-prenylkaempferol potensial sebagai kandidat obat.
ISSN:2621-3060