HUBUNGAN LUKA BAKAR DERAJAT SEDANG DAN BERAT MENURUT KATEGORI AMERICAN BURN ASSOCIATION DAN FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN SEPSIS DI RSUP DR. KARIADI

Latar Belakang : Sepsis karena luka bakar merupakan suatu respon sistemik terhadap infeksi yang mempunyai karakter sebagai jejas inflamasi secara jelas. Data statistik menunjukan pasien dengan komplikasi inflamasi memiliki kecenderungan bertumbuh secara konstan 78% - 80%. Trauma luka bakar parah men...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Radityo Febrianto, Nur Farhanah, Erythrina Permata Sari
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2016-11-01
Series:Jurnal Kedokteran Diponegoro
Subjects:
Online Access:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/15781
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Latar Belakang : Sepsis karena luka bakar merupakan suatu respon sistemik terhadap infeksi yang mempunyai karakter sebagai jejas inflamasi secara jelas. Data statistik menunjukan pasien dengan komplikasi inflamasi memiliki kecenderungan bertumbuh secara konstan 78% - 80%. Trauma luka bakar parah menyebabkan sindroma respon inflamasi sistemik yang dapat mengarah kepada sepsis dan sepsis derajat berat. Tujuan : Mengetahui hubungan luka bakar dan faktor – faktor yang meliputi usia, jenis kelamin, hemoglobin, leukosit, elektrolit, kreatinin, albumin, penyakit komorbid, dan tempat perawatan dengan kejadian sepsis di RSUP Dr. Kariadi Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan model penelitian retrospektif, yang dilakukan mulai bulan April – Juni 2016. Kasus adalah pasien luka bakar derajat sedang dan berat yang mengalami sepsis sedangkan kontrol adalah pasien yang mengalami luka bakar derajat sedang dan berat di RSUP Dr. Kariadi. Data diambil dari catatan medik kemudian di analisis menggunakan program SPSS Hasil : Di dapatkan 11 penderita sepsis karena luka bakar derajat sedang dan berat dan 47 penderita luka bakar sedang dan berat tanpa sepsis sebagai kontrol. Variabel yang secara statistik memilliki hubungan yang bermakna adalah variabel perancu hemoglobin (p=0,023), albumin (p=0,012), penyakit komorbid (p=0,035), dan tempat perawatan (p=0,003). Kesimpulan : Tidak didapatkan hubungan yang bermakna antara luka bakar derajat sedang dan berat dengan kejadian sepsis di RSUP Dr. Kariadi, namun variabel perancu yang memiliki hubungan bermakna yaitu hemoglobin, albumin, penyakit komorbid, dan tempat perawatan perlu dipertimbangkan.
ISSN:2540-8844