Analisis Ancaman Banjir pada Sistem Drainase Banger Lama, Kota Pekalongan: Pengaruh Faktor Hujan, Kenaikan Muka Laut, dan Penurunan Tanah

Abstrak Kawasan pesisir Kota Pekalongan menghadapi ancaman serius akibat masalah banjir dan rob. Kondisi topografi yang rendah dan datar membuat pengaturan saluran drainase menjadi sulit karena kemiringan lahan yang relatif kecil. Gangguan genangan banjir sering terjadi di beberapa kawasan Kota P...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Mohammad Iqbal Huseiny, Arno Adi Kuntoro, Eka Oktariyanto Nugroho, Mohammad Farid, Sella Lestari Nurmaulia
Format: Article
Language:English
Published: Institut Teknologi Bandung 2024-12-01
Series:Jurnal Teknik Sipil
Subjects:
Online Access:https://journals.itb.ac.id/index.php/jts/article/view/22156
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Abstrak Kawasan pesisir Kota Pekalongan menghadapi ancaman serius akibat masalah banjir dan rob. Kondisi topografi yang rendah dan datar membuat pengaturan saluran drainase menjadi sulit karena kemiringan lahan yang relatif kecil. Gangguan genangan banjir sering terjadi di beberapa kawasan Kota Pekalongan. Sementara itu, kenaikan muka air laut global dan penurunan permukaan tanah di wilayah tersebut semakin memperburuk masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan sistem drainase yang dipengaruhi oleh faktor hujan, kenaikan muka air laut, dan penurunan tanah di Kota Pekalongan. Pemodelan ini dilakukan dengan mengintegrasikan model 2D dan 1D menggunakan perangkat lunak Personal Computer Storm Water Management Model (PCSWMM). Hasil dari pemodelan mencakup tiga parameter, yaitu kedalaman banjir, kecepatan aliran banjir, dan durasi banjir. Selanjutnya, peta ancaman banjir dibuat berdasarkan Flood Hazard Index dengan menggabungkan ketiga parameter tersebut. Rekomendasi untuk mengatasi masalah ini meliputi pembuatan tanggul dan flap gate pada bagian terdampak banjir dari hulu, serta perubahan sistem drainase dengan mengalirkan air secara gravitasi tanpa menggunakan pompa pada bagian hilir. Namun, perlu diperhatikan bahwa rekomendasi ini tidak efektif pada skenario dengan penurunan tanah yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan sistem drainase di Kota Pekalongan. Kata-kata Kunci: Drainase, PCSWMM, banjir, kenaikan muka laut, penurunan tanah
ISSN:0853-2982
2549-2659