Efektivitas Dinas Kesehatan Dalam Mengawasi Depot Air Minum Isi Ulang di Kabupaten Takalar

Penelitian yang dilakukan ini tujuannya adalah untuk mengetahui pertama, bagaimana efektivitas Dinas Kesehatan dalam mengawasi depot air minum isi ulang di kabupaten Takalar. Kedua, faktor apa saja yang menghambat Dinas Kesehatan dalam mengawasi depot air minum isi ulang di kabupaten...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Srinur Hatijah, Rahman Syamsuddin
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar 2022-03-01
Series:Alauddin Law Development Journal
Subjects:
Online Access:https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/aldev/article/view/16244/14647
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849769651941146624
author Srinur Hatijah
Rahman Syamsuddin
author_facet Srinur Hatijah
Rahman Syamsuddin
author_sort Srinur Hatijah
collection DOAJ
description Penelitian yang dilakukan ini tujuannya adalah untuk mengetahui pertama, bagaimana efektivitas Dinas Kesehatan dalam mengawasi depot air minum isi ulang di kabupaten Takalar. Kedua, faktor apa saja yang menghambat Dinas Kesehatan dalam mengawasi depot air minum isi ulang di kabupaten Takalar.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif (field research) dengan pendekatan yuridis normatif danpendekatan empiris. Adapun sumber data penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder yang datanya diperoleh dengan melakukan wawancara kepada petugas sanitarian di Dinas Kesehatan Kab. Takalar dan beberapa pemilik usaha depot air minum isi ulang yang ada di kab. Takalar. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif dimana datanya dipilih yang mana penting lalu di klasifikasikan berdasarkan topik bahasan yang akan jabarkan dalam bentuk kalimat secara sistematis dan lebih rinci kemudian ditarik suatu kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan terhadap depot air minum isi ulang itu belum sepenuhnya efektif karena masih ada pelaksanaan pengawasan yang belum berjalan sesuai dengan Permenkes. Nomor 736 Tahun 2010 tentang Tata Laksana Pengawasan Kualitas Air Minum. Adapun faktor yang menjadi penghambat Dinas Kesehatan dalam melakukan pengawasan yaitu terbatasnya anggaran, rendahnya tingkat kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkunganoleh pemilik depot, pemilik depot tidak mau menurut kepada petugas, dan adanya penolakan pemeriksaan oleh pemilik depot air minum isi ulang
format Article
id doaj-art-656fa99073cc41dfbde0a92d1492f4da
institution DOAJ
issn 2714-8742
2686-3782
language English
publishDate 2022-03-01
publisher Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
record_format Article
series Alauddin Law Development Journal
spelling doaj-art-656fa99073cc41dfbde0a92d1492f4da2025-08-20T03:03:21ZengUniversitas Islam Negeri Alauddin MakassarAlauddin Law Development Journal2714-87422686-37822022-03-014Vol. 4 No. 1 (2022): ALDEV3849https://doi.org/10.24252/aldev.v4i1.16244Efektivitas Dinas Kesehatan Dalam Mengawasi Depot Air Minum Isi Ulang di Kabupaten TakalarSrinur Hatijah0Rahman Syamsuddin1Universitas Islam Negeri Alaudin MakassarUniversitas Islam Negeri Alaudin MakassarPenelitian yang dilakukan ini tujuannya adalah untuk mengetahui pertama, bagaimana efektivitas Dinas Kesehatan dalam mengawasi depot air minum isi ulang di kabupaten Takalar. Kedua, faktor apa saja yang menghambat Dinas Kesehatan dalam mengawasi depot air minum isi ulang di kabupaten Takalar.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif (field research) dengan pendekatan yuridis normatif danpendekatan empiris. Adapun sumber data penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder yang datanya diperoleh dengan melakukan wawancara kepada petugas sanitarian di Dinas Kesehatan Kab. Takalar dan beberapa pemilik usaha depot air minum isi ulang yang ada di kab. Takalar. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif dimana datanya dipilih yang mana penting lalu di klasifikasikan berdasarkan topik bahasan yang akan jabarkan dalam bentuk kalimat secara sistematis dan lebih rinci kemudian ditarik suatu kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan terhadap depot air minum isi ulang itu belum sepenuhnya efektif karena masih ada pelaksanaan pengawasan yang belum berjalan sesuai dengan Permenkes. Nomor 736 Tahun 2010 tentang Tata Laksana Pengawasan Kualitas Air Minum. Adapun faktor yang menjadi penghambat Dinas Kesehatan dalam melakukan pengawasan yaitu terbatasnya anggaran, rendahnya tingkat kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkunganoleh pemilik depot, pemilik depot tidak mau menurut kepada petugas, dan adanya penolakan pemeriksaan oleh pemilik depot air minum isi ulanghttps://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/aldev/article/view/16244/14647fektivitaspengawasandinas kesehatandepot air minum isi ulang
spellingShingle Srinur Hatijah
Rahman Syamsuddin
Efektivitas Dinas Kesehatan Dalam Mengawasi Depot Air Minum Isi Ulang di Kabupaten Takalar
Alauddin Law Development Journal
fektivitas
pengawasan
dinas kesehatan
depot air minum isi ulang
title Efektivitas Dinas Kesehatan Dalam Mengawasi Depot Air Minum Isi Ulang di Kabupaten Takalar
title_full Efektivitas Dinas Kesehatan Dalam Mengawasi Depot Air Minum Isi Ulang di Kabupaten Takalar
title_fullStr Efektivitas Dinas Kesehatan Dalam Mengawasi Depot Air Minum Isi Ulang di Kabupaten Takalar
title_full_unstemmed Efektivitas Dinas Kesehatan Dalam Mengawasi Depot Air Minum Isi Ulang di Kabupaten Takalar
title_short Efektivitas Dinas Kesehatan Dalam Mengawasi Depot Air Minum Isi Ulang di Kabupaten Takalar
title_sort efektivitas dinas kesehatan dalam mengawasi depot air minum isi ulang di kabupaten takalar
topic fektivitas
pengawasan
dinas kesehatan
depot air minum isi ulang
url https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/aldev/article/view/16244/14647
work_keys_str_mv AT srinurhatijah efektivitasdinaskesehatandalammengawasidepotairminumisiulangdikabupatentakalar
AT rahmansyamsuddin efektivitasdinaskesehatandalammengawasidepotairminumisiulangdikabupatentakalar