STRATEGI KESANTUNAN DAN PELANGGARAN PRINSIP KERJASAMA DALAM TALKSHOW RUMPI (NO SECRET) DI TRANS TV (TINJAUAN PRAGMATIK)

Penelitian ini membahas strategi kesantunan yang terjadi antara pembawa acara dan narasumber. Sebagai publik figure strategi kesantunan memang sangat penting untuk menjaga dan melindungi ‘muka’ yang bersangkutan dari keterancaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Maria Ana Widyaningrum, Sumarlam Sumarlam, Sri Marmanto
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Sebelas Maret 2017-11-01
Series:Prasasti: Journal of Linguistics
Online Access:https://jurnal.uns.ac.id/pjl/article/view/2290
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Penelitian ini membahas strategi kesantunan yang terjadi antara pembawa acara dan narasumber. Sebagai publik figure strategi kesantunan memang sangat penting untuk menjaga dan melindungi ‘muka’ yang bersangkutan dari keterancaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa data lisan dari lima episode Rumpi (No Secret) di Trans TV. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik penyediaan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Hasil penelitian ini menunjukkan percakapan yang dilakukan oleh pembawa acara dan narasumber di acara Rumpi (No Secret), dalam strategi kesantunan tuturan pembawa acara lebih lugas, pembawa acara memberikan simpati kepada narasumber, pembawa acara sering melucu untuk mencairkan suasana, pembawa acara sering memberikan pertanyaan model tertutup. Pelanggaran prinsip kerjasama yang dilakukan narasumber melanggar satu maksim yaitu maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim cara dan maksim relevan; pelanggaran dua maksim yaitu maksim kuantitas dan maksim cara, maksim kualitas dan maksim cara, maksim kuantitas dan maksim relevan, maksim kuantitas dan maksim kualitas, maksim relevan dan maksim cara; pelanggaran tiga maksim yaitu maksim kuantitas, maksim relevan dan maksim cara; maksim kuantitas, maksim kualitas dan maksim cara; maksim kualitas, maksim relevan dan maksim cara. Terdapat 18 implikatur akibat adanya pelanggaran prinsip kerjasama yaitu implikatur belum siap wawancara, menyalahkan, mengkritik, memberitahukan, mengungkapkan kesedihan, menyatakan, melarang, menolak, menyatakan lelucon, menyindir, membenarkan, menjelaskan, bingung, berhati-hati menjawab, mengevaluasi, merasa kesal, mencurigai, dan menegaskan. Kata kunci: strategi kesantunan, prinsip kerja sama, implikatur.
ISSN:2503-2658
2527-2969