Faktor Risiko Methicillin Resistant Staphylococcus aureus pada Pasien Infeksi Kulit dan Jaringan Lunak di Ruang Rawat Inap
Pendahuluan. Infeksi kulit dan jaringan lunak (IKJL) oleh MRSA di ruang rawat inap merupakan masalah nosokomial yang meningkat prevalensinya setiap tahun. Hal tersebut akan meningkatkan angka mortalitas, biaya dan lama rawat bila tidak dikelola dengan baik. Faktor-faktor risiko terjadinya infeksi...
Saved in:
| Main Authors: | , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Department of Internal Medicine, Faculty of Medicine Universitas Indonesia
2014-07-01
|
| Series: | Jurnal Penyakit Dalam Indonesia |
| Subjects: | |
| Online Access: | http://jurnalpenyakitdalam.ui.ac.id/index.php/jpdi/article/view/32/29 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850239518660100096 |
|---|---|
| author | Mochamad Iqbal Hassarief Putra Suhendro Suwarto Tonny Loho Murdani Abdullah |
| author_facet | Mochamad Iqbal Hassarief Putra Suhendro Suwarto Tonny Loho Murdani Abdullah |
| author_sort | Mochamad Iqbal Hassarief Putra |
| collection | DOAJ |
| description | Pendahuluan. Infeksi kulit dan jaringan lunak (IKJL) oleh MRSA di ruang rawat inap merupakan masalah nosokomial yang
meningkat prevalensinya setiap tahun. Hal tersebut akan meningkatkan angka mortalitas, biaya dan lama rawat bila tidak
dikelola dengan baik. Faktor-faktor risiko terjadinya infeksi MRSA pada pasien IKJL di ruang rawat inap penting untuk diketahui
agar dapat dilakukan upaya-upaya pencegahan dan pengendalian terhadap faktor-faktor risiko tersebut sehingga pada
gilirannya diharapkan kejadian MRSA pada pasien IKJL dapat dicegah atau dikendalikan. Tujuan: Mengetahui proporsi
IKJL oleh MRSA dan mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan risiko terinfeksi MRSA pada penderita IKJL di
ruang rawat inap Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Metode. Penelitian ini menggunakan studi kasus kontrol. Data dikumpulkan dari catatan rekam medis pasien rawat inap
RSCM yang memiliki IKJL. Kelompok kasus adalah subjek dengan IKJL oleh MRSA, kelompok kontrol adalah subjek dengan
IKJL oleh non-MRSA. Analisis bivariat dilakukan pada 9 variabel bebas yaitu pemakaian antibiotik sebelum kultur, infeksi HIV,
IVDU, penggunaan kortikosteroid, prosedur medis invasif, DM, keganasan, riwayat hospitalisasi dan ruang rawat. Semua
variabel yang mempunyai nilai p<0,25 pada analisis bivariat dimasukkan ke dalam analisis multivariat dengan regresi
logistik.
Hasil. Selama periode penelitian, proporsi MRSA pada pasien IKJL yang dilakukan kultur di ruang rawat inap adalah 47% (IK
95% 42%- 52%). Terdapat 171 pasien yang memenuhi kriteria, 71 pasien terinfeksi MRSA (kasus) dan 100 pasien terinfeksi non-
MRSA (kontrol). Berdasarkan hasil analisis multivariat terdapat tiga variabel yang memiliki kemaknaan secara statistik, yaitu
keganasan (OR 6,139; IK 95% antara 1,81-20,86; p=0,004), antibiotik quinolone (OR 4,592; IK 95% antara 2,06-10,23; p<0,001), dan prosedur medis invasif (OR 2,871; IK 95% antara 1,31-6,32; p=0,009).
Simpulan.Keganasan, penggunaan antibiotik quinolone dan prosedur medis invasif merupakan faktor risiko IKJL oleh MRSA di ruang rawat inap |
| format | Article |
| id | doaj-art-2bee3cda2c7e4e4994dacf4fdec9624c |
| institution | OA Journals |
| issn | 2406-8969 2549-0621 |
| language | Indonesian |
| publishDate | 2014-07-01 |
| publisher | Department of Internal Medicine, Faculty of Medicine Universitas Indonesia |
| record_format | Article |
| series | Jurnal Penyakit Dalam Indonesia |
| spelling | doaj-art-2bee3cda2c7e4e4994dacf4fdec9624c2025-08-20T02:01:09ZindDepartment of Internal Medicine, Faculty of Medicine Universitas IndonesiaJurnal Penyakit Dalam Indonesia2406-89692549-06212014-07-0111314http://dx.doi.org/10.7454/jpdi.v1i1.30Faktor Risiko Methicillin Resistant Staphylococcus aureus pada Pasien Infeksi Kulit dan Jaringan Lunak di Ruang Rawat InapMochamad Iqbal Hassarief Putra0Suhendro Suwarto 1Tonny Loho2Murdani Abdullah3Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia IndonesiaDivisi Tropik dan Infeksi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia IndonesiaDivisi Mikrobiologi, Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Indonesia Unit Epidemiologi Klinik, Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Indonesia Pendahuluan. Infeksi kulit dan jaringan lunak (IKJL) oleh MRSA di ruang rawat inap merupakan masalah nosokomial yang meningkat prevalensinya setiap tahun. Hal tersebut akan meningkatkan angka mortalitas, biaya dan lama rawat bila tidak dikelola dengan baik. Faktor-faktor risiko terjadinya infeksi MRSA pada pasien IKJL di ruang rawat inap penting untuk diketahui agar dapat dilakukan upaya-upaya pencegahan dan pengendalian terhadap faktor-faktor risiko tersebut sehingga pada gilirannya diharapkan kejadian MRSA pada pasien IKJL dapat dicegah atau dikendalikan. Tujuan: Mengetahui proporsi IKJL oleh MRSA dan mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan risiko terinfeksi MRSA pada penderita IKJL di ruang rawat inap Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Metode. Penelitian ini menggunakan studi kasus kontrol. Data dikumpulkan dari catatan rekam medis pasien rawat inap RSCM yang memiliki IKJL. Kelompok kasus adalah subjek dengan IKJL oleh MRSA, kelompok kontrol adalah subjek dengan IKJL oleh non-MRSA. Analisis bivariat dilakukan pada 9 variabel bebas yaitu pemakaian antibiotik sebelum kultur, infeksi HIV, IVDU, penggunaan kortikosteroid, prosedur medis invasif, DM, keganasan, riwayat hospitalisasi dan ruang rawat. Semua variabel yang mempunyai nilai p<0,25 pada analisis bivariat dimasukkan ke dalam analisis multivariat dengan regresi logistik. Hasil. Selama periode penelitian, proporsi MRSA pada pasien IKJL yang dilakukan kultur di ruang rawat inap adalah 47% (IK 95% 42%- 52%). Terdapat 171 pasien yang memenuhi kriteria, 71 pasien terinfeksi MRSA (kasus) dan 100 pasien terinfeksi non- MRSA (kontrol). Berdasarkan hasil analisis multivariat terdapat tiga variabel yang memiliki kemaknaan secara statistik, yaitu keganasan (OR 6,139; IK 95% antara 1,81-20,86; p=0,004), antibiotik quinolone (OR 4,592; IK 95% antara 2,06-10,23; p<0,001), dan prosedur medis invasif (OR 2,871; IK 95% antara 1,31-6,32; p=0,009). Simpulan.Keganasan, penggunaan antibiotik quinolone dan prosedur medis invasif merupakan faktor risiko IKJL oleh MRSA di ruang rawat inaphttp://jurnalpenyakitdalam.ui.ac.id/index.php/jpdi/article/view/32/29Faktor risikokulturMRSAruang rawat inapIKJL |
| spellingShingle | Mochamad Iqbal Hassarief Putra Suhendro Suwarto Tonny Loho Murdani Abdullah Faktor Risiko Methicillin Resistant Staphylococcus aureus pada Pasien Infeksi Kulit dan Jaringan Lunak di Ruang Rawat Inap Jurnal Penyakit Dalam Indonesia Faktor risiko kultur MRSA ruang rawat inap IKJL |
| title | Faktor Risiko Methicillin Resistant Staphylococcus aureus pada Pasien Infeksi Kulit dan Jaringan Lunak di Ruang Rawat Inap |
| title_full | Faktor Risiko Methicillin Resistant Staphylococcus aureus pada Pasien Infeksi Kulit dan Jaringan Lunak di Ruang Rawat Inap |
| title_fullStr | Faktor Risiko Methicillin Resistant Staphylococcus aureus pada Pasien Infeksi Kulit dan Jaringan Lunak di Ruang Rawat Inap |
| title_full_unstemmed | Faktor Risiko Methicillin Resistant Staphylococcus aureus pada Pasien Infeksi Kulit dan Jaringan Lunak di Ruang Rawat Inap |
| title_short | Faktor Risiko Methicillin Resistant Staphylococcus aureus pada Pasien Infeksi Kulit dan Jaringan Lunak di Ruang Rawat Inap |
| title_sort | faktor risiko methicillin resistant staphylococcus aureus pada pasien infeksi kulit dan jaringan lunak di ruang rawat inap |
| topic | Faktor risiko kultur MRSA ruang rawat inap IKJL |
| url | http://jurnalpenyakitdalam.ui.ac.id/index.php/jpdi/article/view/32/29 |
| work_keys_str_mv | AT mochamadiqbalhassariefputra faktorrisikomethicillinresistantstaphylococcusaureuspadapasieninfeksikulitdanjaringanlunakdiruangrawatinap AT suhendrosuwarto faktorrisikomethicillinresistantstaphylococcusaureuspadapasieninfeksikulitdanjaringanlunakdiruangrawatinap AT tonnyloho faktorrisikomethicillinresistantstaphylococcusaureuspadapasieninfeksikulitdanjaringanlunakdiruangrawatinap AT murdaniabdullah faktorrisikomethicillinresistantstaphylococcusaureuspadapasieninfeksikulitdanjaringanlunakdiruangrawatinap |